Titik Longsor 1

Titik ke-1 berada pada koordinat -7.4179270, 108.3446810 di area perkebunan. Lokasi ini ditandai dengan banyak retakan, kondisi tanah mudah berubah mengikuti cuaca, dan terdapat pemasangan alat EWS sederhana.
Titik Longsor 2

Titik ke-2 berada pada koordinat -7.4179324, 108.3456582 di area pemukiman. Rekahan tanah terletak tepat di bawah rumah warga.
Titik Longsor 3

Titik ke-3 berada pada koordinat -7.4183313, 108.3443919 di area pemukiman. Rekahan tanah berada di bawah rumah, dan sebagian rumah sudah hancur terbawa amblasan tanah.
Titik Longsor 4

Titik ke-4 berada pada koordinat -7.41914665, 108.344976 di area pemukiman. Rekahan tanah terletak di bawah rumah, menyebabkan retakan besar hingga rumah tidak bisa dihuni. Beberapa rumah sudah dibongkar karena kondisi parah dan membahayakan.
Titik Longsor 5

Titik ke-5 berada pada koordinat -7.4194032, 108.3452881 di area pemukiman. Lokasi ini mengalami pergeseran dan amblasan besar yang merusak banyak rumah, rumah ibadah, serta jalan.
Titik Longsor 6

Titik ke-6 berada pada koordinat -7.4189, 108.344807 di area perkebunan. Lokasi ini ditandai dengan retakan tanah yang memanjang dan lebar, yang meskipun pernah ditutup, kembali amblas dan merekah hingga menyebabkan tanaman di sekitarnya tumbang.
Titik Longsor 7
Titik ke-7 berada pada koordinat -7.4172089, 108.3455063 di area perkebunan. Kondisi sekitar ditandai dengan pepohonan yang tumbang dan miring, serta rekahan tanah yang amblas dan memanjang.

Titik Longsor 10

Titik ke-10 berada pada koordinat -7.418773, 108.34619 di area perkebunan. Retakan cukup besar, baru terpantau pada minggu ke-4, dan terletak di tebing yang berpotensi longsor.
Titik Longsor 9
.jpg)
Titik ke-9 berada pada koordinat -7.417775, 108.346371 di area perkebunan. Rekahan muncul di kebun berundak yang berada di tebing, berpotensi longsor, dan sebagian lahannya pernah mengalami longsoran
Titil Longsor 8

Titik ke-8 berada pada koordinat -7.4159877, 108.3465169, tepatnya di area perkebunan Desa Cijulang. Lokasi ini ditandai dengan adanya rekahan tanah yang terletak di dekat tower dan jalan, sehingga berpotensi menimbulkan kerawanan longsor di sekitar wilayah tersebut.